Identifikasi dan Karakterisasi Tanaman Kratom melalui Pendekatan Profil Kandungan Senyawa Penanda secara LC-HRMS QToF dan Penetapan Nilai Retention Index secara GCMS

Penulis

  • Farida Kurniawati PPPOMN-Badan POM
  • Dona Fitria PPPOMN-Badan POM
  • Aan Risma Uli Nainggolan PPPOMN-Badan POM
  • Puspita Ayu Wardani PPPOMN-Badan POM

DOI:

https://doi.org/10.54384/eruditio.v3i1.141

Kata Kunci:

kratom, mitragynine, senyawa penanda

Abstrak

Saat ini senyawa penanda yang diperlukan sulit diperoleh di peredaran karena termasuk senyawa dilarang di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan alternatif metode tanpa baku pembanding dengan pendekatan profil kandungan senyawa penanda menggunakan spektrometer massa. Spektrometri massa dilakukan baik menggunakan gas kromatografi maupun liquid chromatography high resolution mass spectrometry (LC-HRMS). Kedua metode tersebut dikembangkan untuk uji konfirmasi identitas senyawa penanda pada tanaman kratom. Uji spektrometri massa dilakukan setelah senyawa penanda diekstraksi dari tanaman. Uji gas kromatografi dilakukan menggunakan mode selected ion monitoring (SIM) pada m/z 214, 397, 383, dan 269. Sistem kromatografi LC-HRMS menggunakan modifier ion asam formiat 0.1% dalam air dan asetonitril sebagai fase gerak. Analisis dilakukan menggunakan spektrometer massa quadrupole time of flight (QToF) sebagai mass analyzer, mode ionisasi ESI+ dan mode scan. Analisis kualitatif menggunakan data waktu retensi (Rt) dan fragmen ion senyawa penanda tanaman kratom. Diperoleh 3 (tiga) senyawa penanda tanaman kratom, yaitu speciociliatine, speciogynine, dan mitragynine. Uji spesifisitas dilakukan dengan membandingkan waktu retensi yang dikonfirmasi dengan nilai Retention Index (RI) secara GCMS serta nilai m/z senyawa penanda secara LC-HRMS QToF. Hasil analisis menunjukkan bahwa 3 (tiga) senyawa penanda utama dapat digunakan dalam identifikasi tanaman kratom. Metode ini dapat diaplikasikan sebagai uji konfirmasi kandungan tanaman kratom dalam obat tradisional dimana metode LC-HRMS QToF merupakan meotode yang lebih sensitif dibandingkan dengan GCMS dengan nilai LOD 149.2 µg/g dan 67.6 mg/g sehingga dapat digunakan sebagai metode konfirmasi setelah sampel diekstraksi dan diisolasi secara KLT.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Avula, Bharathi et al. 2015. “Identification and Characterization of Indole and Oxindole Alkaloids from Leaves of Mitragyna Speciosa Korth Using Liquid Chromatography - Accurate QToF Mass Spectrometry.” Journal of AOAC International 98(1): 13–21.

Boffa, Luisa et al. 2018. “Alkaloid Profiles and Activity in Different Mitragyna Speciosa Strains.” Natural Product Communications 13(9): 1111–16.

BPOM. 2016. “Surat Edaran Pelarangan Penggunaan Mitragyna Speciosa (Kratom) Dalam Obat Tradisional Dan Suplemen Kesehatan Tahun 2016.” Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Casey, Christine R et al. 2015. “Quantitative and Qualitative Analysis of Mitragynine in Kratom ( Mitragyna Speciosa ) by GC-MS , LC-MS/MS and UPLC-PDA.” Journal of Regulatory Science 02: 1–14.

Cheng, Sy Chyi, Suhail Muzaffar Bhat, Chi Wei Lee, and Jentaie Shiea. 2018. “Thin Layer Chromatography Combined with Electrospray Ionization Mass Spectrometry for Characterizing Herbal Compounds.” International Journal of Mass Spectrometry 434: 264–71. https://doi.org/10.1016/j.ijms.2018.09.024.

E. Adkins, Jessica, Edward W. Boyer, and Christopher R. McCurdy. 2011. “Mitragyna Speciosa, A Psychoactive Tree from Southeast Asia with Opioid Activity.” Current Topics in Medicinal Chemistry 11(9): 1165–75.

Elsa, Livia. 2016. “Pengembangan Metode Isolasi Dan Identifikasi Mitragynine Dalam Daun Kratom (Mitragyna Speciosa).” Jurnal Biosains Pascasarjana 18(3): 191.

Flores-Bocanegra, Laura et al. 2020. “The Chemistry of Kratom [ Mitragyna Speciosa]: Updated Characterization Data and Methods to Elucidate Indole and Oxindole Alkaloids.” Journal of Natural Products 83(7): 2165–77.

Fu, Hanzhuo et al. 2015. “Screening and Identification of Mitragynine and 7-Hydroxymitragynine in Human Urine by LC-MS/MS.” Chromatography 2(2): 253–64.

Istyawan, M, A Fadholi, … D Surtikanthi - JURNAL, and undefined 2022. “Legalitas Narkotika Jenis Baru (Kratom): Antara Ancaman Dan Peluang Bagi Ketahanan Nasional Indonesia.” Jurnal.Politap.Ac.Id: 69–80. https://jurnal.politap.ac.id/index.php/literasi/article/view/170.

Kruegel, Andrew C., and Oliver Grundmann. 2018. 134 Neuropharmacology The Medicinal Chemistry and Neuropharmacology of Kratom: A Preliminary Discussion of a Promising Medicinal Plant and Analysis of Its Potential for Abuse. Elsevier Ltd. http://dx.doi.org/10.1016/j.neuropharm.2017.08.026.

Raini, Mariana. 2017. “Kratom (Mitragyna Speciosa Korth): Manfaat, Efek Samping Dan Legalitas.” Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan 27(3): 175–84.

Reich, Eike. 2019. Encyclopedia of Analytical Science Thin-Layer Chromatography | Overview. Elsevier Inc. http://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-409547-2.00540-0.

“Retention Index in Column Chromatography, I.” 2008. The IUPAC Compendium of Chemical Terminology 819: 5360.

Rivier, Laurent. 2003. “Criteria for the Identification of Compounds by Liquid Chromatography – Mass Spectrometry and Liquid Chromatography – Multiple Mass Spectrometry in Forensic Toxicology and Doping Analysis.” 492: 69–82.

Sardjono, Ratnaningsih E. 2015. “Modul 2 Isomeri.” Isomeri. http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._KIMIA/196904191992032-RATNANINGSIH_EKO_SARDJONO/MODUL_2_isomer_20_6_08_revisi.pdf.

Todd, D. A. et al. 2020. “Chemical Composition and Biological Effects of Kratom (Mitragyna Speciosa): In Vitro Studies with Implications for Efficacy and Drug Interactions.” Scientific Reports 10(1): 1–13. https://doi.org/10.1038/s41598-020-76119-w.

Diterbitkan

2023-04-19

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Identifikasi dan Karakterisasi Tanaman Kratom melalui Pendekatan Profil Kandungan Senyawa Penanda secara LC-HRMS QToF dan Penetapan Nilai Retention Index secara GCMS. (2023). Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 3(1), 79-90. https://doi.org/10.54384/eruditio.v3i1.141

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama