Isi Artikel Utama

Abstrak

Indonesia memiliki tingkat pelanggaran penjualan obat keras yang tinggi oleh sarana yang tidak memiliki keahlian dan kewenangan (TKK) seperti toko obat, gerai informal, serta oleh dokter dan profesional kesehatan lainnya. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 51 tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian, obat keras, psikotropika, dan narkotik tidak dapat diperoleh secara bebas. Obat-obat tersebut hanya dapat diperoleh dengan resep dokter dan diserahkan oleh apoteker. Penjualan obat keras yang tidak tepat mengakibatkan penyalahgunaan dan penggunaan obat yang tidak rasional yang akan berdampak pada penurunan kualitas terapi obat, peningkatan morbiditas dan mortalitas, pemborosan sumber daya, penurunan ketersediaan obat, peningkatan biaya, peningkatan risiko efek samping, dan munculnya resistensi obat anti mikroba. Dari tahun 2018 dan 2020, jumlah kasus pidana yang ditangani oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait pelanggaran tersebut meningkat dari 8,94% menjadi 14,48%, dan khusus di Provinsi Sumatera Barat meningkat dari 39,85% menjadi 68,35%. Penjualan obat keras di sarana TKK melibatkan banyak faktor/variabel dan para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi yang dapat mengurangi pelanggaran penjualan obat keras tersebut di sarana TKK di Provinsi Sumatera Barat. Pendekatan sistem dinamis digunakan pada penelitian ini untuk menganalisis dan mensimulasikan faktor/variabel yang mempengaruhi penjualan obat keras di sarana TKK tersebut. Hasilnya, dari 31 faktor/variabel dan 10 skenario yang disimulasikan, menunjukkan bahwa peran apoteker memiliki dampak yang signifikan pada sistem penjualan obat keras. Variabel -variabel seperti peningkatan persepsi dan pemahaman masyarakat, tanggung jawab apoteker dan tenaga kesehatan lainnya, serta penegakan hukum adalah variabel yang harus diintervensi untuk menurunkan pelanggaran tersebut.

Kata Kunci

System Dynamics Prescription Drug Violation Indonesian FDA Pharmaceutical Business Law Enforcement Sistem Dinamik Pelanggaran Obat Keras BPOM Bisnis Farmasi Penegakkan Hukum

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Gusrianto, P., & Sunitiyoso, Y. (2023). A System Dynamics Model to Enhance the Indonesian Food and Drug Authority’s Approach to Reduce Unauthorized Drug Sales in West Sumatra Province. Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 3(1), 47–68. https://doi.org/10.54384/eruditio.v3i1.135

Referensi

  1. Ajie, A. A. D., Andrajati, R., & Radji, M. (2018). Factors Affecting the Sale of Non-Prescribed Antibiotics in Jakarta, Indonesia: A Cross-Sectional Study. International Journal of Applied Pharmaceutics, 10(1), 243. https://doi.org/10.22159/ijap.2018.v10s1.54
  2. Alrasheedy, A. A., Alsalloum, M. A., Almuqbil, F. A., Almuzaini, M. A., Aba Alkhayl, B. S., Albishri, A. S., Alharbi, F. F., Alharbi, S. R., Alodhayb, A. K., Alfadl, A. A., Godman, B., Hill, R., & Anaam, M. S. (2020). The impact of law enforcement on dispensing antibiotics without prescription: a multi-methods study from Saudi Arabia. Expert Review of Anti-Infective Therapy, 18(1), 87–97. https://doi.org/10.1080/14787210.2020.1705156
  3. Ansari, M. (2018). Sociobehavioral Aspects of Medicines Use in Developing Countries. In Social and Administrative Aspects of Pharmacy in Low- and Middle-Income Countries (pp. 15–33). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-811228-1.00002-9
  4. Central Bureau of Statistics. (2020). Percentage of Population Self-Medicated in the Past Month (Percent), 2018-2020. Bps.Go.Id. https://www.bps.go.id/indicator/30/1974/1/persentase-penduduk-yang-mengobati-sendiri-selama-sebulan-terakhir.html
  5. Central Bureau of Statistics of West Sumatra Province. (2020). Health Profile of West Sumatra Province 2019.
  6. Chaturvedi, V. P., Mathur, A. G., & Anand, A. C. (2012). Rational drug use - As common as common sense? Medical Journal Armed Forces India, 68(3), 206–208. https://doi.org/10.1016/j.mjafi.2012.04.002
  7. Dominica, D., Putra, D. P., & Yulihasri, Y. (2016). Effect of Pharmacist Presence to Pharmaceutical Service at Pharmacies of Padang City, Indonesia). Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 3(1), 99. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.3.1.106
  8. Edson, R. (2008). Systems Thinking. Applied. A Primer. Applied Systems Thinking (ASYST) Institute.
  9. Government of Indonesia. (2009). Government Regulation No. 51 of 2009 on Pharmacy Profession. Government of the Republic of Indonesia.
  10. Indonesian Food and Drug Authority. (2021a). Data Industri Farmasi dan Sarana Khusus di Indonesia yang memiliki Sertifikat CPOB Terkini (per 30 Juni 2021). https://www.pom.go.id/new/view/direct/industri-farmasi
  11. Indonesian Food and Drug Authority. (2021b). Indonesian FDA Annual Report 2020.
  12. Kelly, B. C., & Pawson, M. (2015). Prescription Drugs. In The Handbook of Drugs and Society (pp. 128–148). John Wiley & Sons, Inc. https://doi.org/10.1002/9781118726761.ch7
  13. Kementerian Kesehatan RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. In Riskesdas 2013.
  14. Law, A. M. (2019). How to Build Valid and Credible Simulation Models. Proceedings - Winter Simulation Conference, 2019-Decem, 24–33. https://doi.org/10.1109/WSC40007.2019.9004789
  15. Mahendradhata, Y., Trisnantoro, L., Listyadewi, S., Soewondo, P., MArthias, T., Harimurti, P., & Prawira, J. (2017). The Republic of Indonesia Health System Review (Vol. 7, Issue 1).
  16. Ministry Of Industry of the Republic of Indonesia. (2021). Membangun Kemandirian Industri Farmasi Nasional Buku Analisis Pembangunan Industri (2nd ed.). Ministry Of Industry of the Republic of Indonesia.
  17. Nyabadza, F., & Coetzee, L. (2017). A Systems Dynamic Model for Drug Abuse and Drug-Related Crime in the Western Cape Province of South Africa. Computational and Mathematical Methods in Medicine, 2017, 1–13. https://doi.org/10.1155/2017/4074197
  18. Perelló, M., Rio-Aige, K., Guayta-Escolies, R., Gascón, P., Rius, P., Jambrina, A. M., Bagaria, G., Armelles, M., Pérez-Cano, F. J., & Rabanal, M. (2021). Evaluation of Medicine Abuse Trends in Community Pharmacies: The Medicine Abuse Observatory (MAO) in a Region of Southern Europe. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(15), 7818. https://doi.org/10.3390/ijerph18157818
  19. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2016). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2015.
  20. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2017). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2016.
  21. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2018). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2017.
  22. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2019). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2018.
  23. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2020a). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2019.
  24. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2020b). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Performance Report 2019. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang.
  25. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2021a). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Annual Report 2020.
  26. Provincial Office of Indonesian FDA in Padang. (2021b). Provincial Office of Indonesian FDA in Padang Quarterly Report.
  27. Ranjbar, M., Aslanpour, Z., Kostrzewski, A., & Cooke, A. D. (2017). Public Health Campaigns and Medicine Use Awareness: A Systematic Literature Review. Health, 09(12), 1689–1710. https://doi.org/10.4236/health.2017.912124
  28. Septyowati, P., Hilarian Ari Wijayatmoko, Lince Yarni, Tina Wikara, Sri Astuti, Sri Nurhayati, Mastiur Hutagaol, & Fairuz Murti. (2019). Study on the Economic Impact of Illegal Drug Product Circulation 2019.
  29. Sinha, H. (2014). Role of pharmacists in retailing of drugs. Journal of Advanced Pharmaceutical Technology & Research, 5(3), 107. https://doi.org/10.4103/2231-4040.137383
  30. Sterman, J. D. (2000). Business Dynamics: Systems Thinking and Modeling for a Complex World. In International Journal of Markets and Business Systems (Vol. 2, Issue 2). Irwin McGraw-Hill.
  31. Team for Drafting Indonesia Vision 2045. (2019). Background Study: Indonesia Vision 2045. Ministry of National Development Planning/Bappenas.
  32. Tempo Scan Pacific. (2021). Annual Report of 2020.
  33. Yuliani, E., T, W., & Purwadi, H. (2019). The Urgency of Law Enforcement of Illegal Medicine Distributions in Indonesia. Journal of Health Policy and Management, 4(2), 76–85. https://doi.org/10.26911/thejhpm.2019.04.02.01