Korelasi Pengetahuan Komunitas Pasar terhadap Penggunaan Rhodamin B pada Pangan di Pasar Tradisional Bangka Belitung

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.54384/2x2q8b19

Kata Kunci:

keamanan pangan, makanan, pasar, rhodamin B, zat pewarna

Abstrak

Keamanan pangan, khususnya penggunaan rhodamin B sebagai pewarna, merupakan isu penting yang memengaruhi kesehatan masyarakat. Pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan zat ini menjadi faktor krusial karena dapat memengaruhi pola konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan komunitas pasar dan penggunaan rhodamin B pada produk pangan di enam pasar tradisional di Pulau Bangka Belitung. Metode survei acak terhadap pembeli, pedagang, kelompok masyarakat, dan petugas pasar dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan komunitas pasar. Sampling dan pengujian dilakukan untuk mengetahui kandungan rhodamin B. Sampel dipilih berdasarkan warna, tekstur, dan faktor risiko lainnya. Pengujian dilakukan menggunakan rapid test kit rhodamine B. Hasil survei menunjukkan tingkat pengetahuan komunitas pasar berkisar antara 59,38 – 90,69%. Dari 92 pengujian, terdapat 16 sampel positif rhodamin B. Sampel yang positif mengandung rhodamin B berupa terasi, apem, bubur sagu mutiara, dan cone ice cream. Untuk mengetahui korelasi, kedua variabel diuji dengan menggunakan uji Pearson pada SPSS versi 16. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi Sig. 0,145 > alpha 0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%. Tidak ada korelasi secara statistik antara variabel yang dibandingkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan komunitas pasar tidak menjamin semakin rendahnya penggunaan rhodamin B pada pasar tersebut, begitu pula sebaliknya. Namun, terdapat 3 pasar dengan tingkat pengetahuan tinggi yang menunjukkan penggunaan rhodamin B sebesar 0%. Terdapat faktor lain yang dapat berpengaruh pada tingkat penggunaan rhodamin B pada pangan di Pulau Bangka Belitung sehingga perlu dikaji dan dianalisis.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Agsari, A. D., & Guntarti, A. (2023). Traditional literature review: investigation of rhodamine B on street foods and sauce products in Indonesia. Journal of Halal Science and Research, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.12928/jhsr.v4i1.6987

Amir, N., & Mahdi, C. (2017). Evaluasi Penggunaan Rhodamin B Pada Produk Terasi Yang Dipasarkan Di Kota Makassar Evaluation of Rhodamine B Use in Shrimp Paste Product Marketed in Makassar City. Jurnal IPTEKS PSP, 4(8), 128–133.

Baptista, R. C., Rodrigues, H., & Sant’Ana, A. S. (2020). Consumption, knowledge, and food safety practices of Brazilian seafood consumers. Food Research International, 132(February), 109084. https://doi.org/10.1016/j.foodres.2020.109084

BPOM. (2023). Laporan Tahunan BPOM di Pangkalpinang. 1–23.

Laksmita W, A. S., Widayanti, N. P., & Fitriayu Refi, M. A. (2018). Identifikasi Rhodamin B Dalam Saus Sambal Yang Beredar Di Pasar Tradisional Dan Modern Kota Denpasar. Jurnal Media Sains, 2(1), 8–13. https://doi.org/10.36002/jms.v2i1.350

Muthmainnah, L., Lampe, H., & Sari, F. (2017). Identifikasi Zat Pewarna Rhodamin B Pada Terasi yang Diperjualbelikan di Pasar Toddopuli Kota Makassar. Jurnal Media Laboran, 7(2), 52–57.

Nisa, M. F., Jayadi, L., & Fajar, I. (2022). Analysis of Rhodamine B dyes in cotton sugar in Pasuruan Regency. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 33. https://doi.org/10.31290/jpk.v11i1.2718

Putri, S. Y. A.;Syamsun, A.; Nurbaiti, L. (2017). Korelasi antara Nilai Pengetahuan dengan Perilaku Pedagang dalam Penggunaan Rhodamin B pada Terasi di Pasar Tradisional Se-Kota Mataram. Jurnal Kedokteran, 6.2(1).

Putriningtyas, N. D., Wijanarka, A., & Ripaldy, I. (2017). Analisis kandungan rhodamin b pada cabai merah giling di pasar tradisional di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), 10. https://doi.org/10.35842/ilgi.v1i1.8

Sillia, N., Hellyward, J., & Noer, M. (2022). Relationship Between Consumer Knowledge and Fresh Cow Milk Consumption in West Sumatera. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 21(1), 1–12. https://doi.org/10.31186/jagrisep.21.1.1-12

Sulastri, S., Riani, R., & Farikha, S. (2023). Review Artikel: Analisis Kandungan Rhodamin B Dalam Makanan Dan Minuman. COMSERVA Indonesian Jurnal of Community Services and Development, 2(10), 2429–2435. https://doi.org/10.59141/comserva.v2i10.701

Sulistina, D. R., & Martini, S. (2020). The effect of rhodamine B on the cerebellum and brainstem tissue of Rattus norvegicus. Journal of Public Health Research, 9(2), 101–104. https://doi.org/10.4081/jphr.2020.1812

Tyagi, Asha; Salhotra, Rashmi; Agrawal, Ananya; Vashist, Ishita; Malhotra, R. K. (2023). Use of Pearson and Spearman correlation testing in Indian anesthesia journals: An audit. Journal of Anaesthesiology Clinical Pharmacology, 39(4), 550–556. https://doi.org/10.4103/joacp.JOACP

Upadhyay, D., Jindal, T., Tripathi, A., Joshi, K. D., & Shukla, K. (2023). Impact of Synthetic Food Colouring Agents on Aquatic Ecosystems and Human Health. Uttar Pradesh Journal of Zoology, 44(13), 17–37. https://doi.org/10.56557/upjoz/2023/v44i133542

Diterbitkan

2026-08-07

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Korelasi Pengetahuan Komunitas Pasar terhadap Penggunaan Rhodamin B pada Pangan di Pasar Tradisional Bangka Belitung. (2026). Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 6(1), 16-24. https://doi.org/10.54384/2x2q8b19

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama